Popular Posts

Monday, January 9, 2012

Thai life Insurance "Que sera sera"


Seorang gadis kecil bertanya pada ibunya tentang masa depannya.
Apakah dia bisa jadi kaya dan ayu?
Ataukah dia akan jadi miskin papa?

Sang Ibu dengan bijak menjawab :
Biarlah masa depan mengalir dengan sendirinya.
Tugas manusia hanyalah berusaha untuk meraihnya.
Bukan menentukan.
Bukan pusing memikirkannya.
Biarlah masa depan tetap menjadi masa depan.
Tidak perlu dikhawatirkan dari sekarang.
Biarlah yang akan terjadi di masa depan terjadilah!

Que Sera Sera!
Apa yang akan terjadi, terjadilah!
Biarlah jiwa ksatria tumbuh dalam jiwa manusia
Tabah dalam menghadapi kenyataan yang akan dihadapi di masa depan.
Nikmati masa sekarang, pasrah pada-Nya tentang masa depan.

Jangan takuti masa depan!. Jangan biarkan masa depan membuat manusia resah dan gelisah sejak saat ini. Jangan biarkan rasa resah dan gelisah menghalangi langkah manusia dalam mempersiapkan masa depan. Jangan sampai kebahagiaan saat ini dikacaukan oleh kekhawatiran tentang masa depan.

Biarlah kekhawatiran masa depan berada di masa depan, jangan dipaksa hadir sekarang. Biarlah keindahan bunga-bunga padang rumput dimusim hujan menghiasi kehidupan manusia, tanpa diganggu pikiran bahwa bunga-bunga itu akan kering di musim kemarau.

Disney Pixar Up - Married Life - Carl & Ellie by Michael Giacchino - The...


terhempas
tertampar
tergeletak
terlentang
merangkak
bangkit
berjalan
berlari kecil
berlari kencang
terus menerjang
sampai habis udara
sampai lelah melara
sampai sampai pada ujung nya
terus .
jauh.

masih jauh, bahkan sangat jauh...
yakin Tuhan melihat perjuangan ku..

:)

Ya Allah hanya butuh tidur untuk menghilangkan rasa terdampar dan tertampar..
Hanya butuh istirahat dan menarik napas Allah membuat ku semakin membaik dari luka yang dia kasih..
Keyakinan ku demi mu aku yakin penuh bahwa ternyata aku masih Kau cintai, Allah.
Ya Allah nanti aku pasti akan mencerita kan seluru potret yang terekam di otak kecil yang begitu nikmat ini..
nanti akan ku buat kan Kau kue terspesial dari ku jika Kau masih disini menemani di butiran air mataku..
Peluk aku, ALLAH. Peluk yang erat!!

Adele - Rolling In The Deep


"Untukmu saudaraku, sudah saatnya engkau malu pada Tuhanmu. Tentang rasa cinta yang tak halal untuk dirasa. Tentang angan yang tak pantas dibayangkan. Karena semua itu adalah sebuah pengkhianatan. PadaNya dan juga pada seseorang yang kini sedang menjaga hatinya untukmu.
Ketahuilah di sana ada insan yang setia menundukkan pandangannya, yang menghijab hatinya, yang menunggu dengan mengisi harinya penuh dengan do’a terbaik untukmu. Ia yang tak pernah ingin mengenalmu sebelum halal atasmu. Karena dengan itu ia menjagamu.
Maka dengarkanlah saudaraku, tak inginkah kau menghargainya dengan berbuat seperti apa yang ia perbuat untukmu? Menundukkan hati dan pandangmu untuknya sampai datang waktunya?"

mbakninis’ note


aku telat Tuhan..!!!
aku benar benar terlambat untuk menyadari bahwa akan seperti itu jadinya..
Tuhan liat aku disini yang gagal menjalani hidupku sendiri..

Silence of Love : Thai Life Insurance Commercial (English Subtitled)



Ini terlalu cengeng untuk menonton ini..
sungguh tak pernah kuat ngeliat ini kisah..
PAPA kamu segalanya..!!

Sunday, January 8, 2012

Sungguh Allah, aku tidak mampu mengetahui mana yang terbaik untukku, karena yang aku anggap baik belum tentu baik di hadapanMu, begitu pula yang aku anggap buruk bisa jadi malah yang baik untukku. Mohon ditunjukkan, didatangkan, dan dipilihkan yang terbaik yang Engkau ridhoi. 

Aku tidak bisa terus mengawasimu, Aku juga tidak bisa untuk tetap di sampingmu, Aku tak akan menggengammu silahkan kau terbang bebas. Melangkah kemanapun kau mau. Aku hanya bisa memberikanmu kepercayaan, Hanya itu dan jangan pernah kau menghancurkannya.

dosa meninggalkan solat


Pada suatu senja yang lengang, terlihat seorang wanita berjalan terhuyung-huyung. Pakaiannya yang serba hitam menandakan bahwa ia berada dalam duka cita yang mencekam. Kerudungnya menangkup rapat hampir seluruh wajahnya.
Tanpa rias muka atau perhiasan menempel di tubuhnya. Kulit yang bersih, badan yang ramping dan roman mukanya yang ayu, tidak dapat menghapus kesan kepedihan yang tengah meruyak hidupnya. Ia melangkah terseret-seret mendekati kediaman rumah Nabi Musa a.s. Diketuknya pintu pelan-pelan sambil mengucapkan uluk salam. Maka terdengarlah ucapan dari dalam
“Silakan masuk”.
Perempuan cantik itu lalu berjalan masuk sambil kepalanya terus merunduk. Air matanya berderai tatkala ia berkata,
“Wahai Nabi Allah. Tolonglah saya. Doakan saya agar Tuhan berkenan mengampuni dosa keji saya.”
” Apakah dosamu wahai wanita ayu?” tanya Nabi Musa as terkejut.
“Saya takut mengatakannya.” jawab wanita cantik.
“Katakanlah jangan ragu-ragu!” desak Nabi Musa.
Maka perempuan itupun terpatah bercerita,
“Saya telah berzina.”
Kepala Nabi Musa terangkat, hatinya tersentak.Perempuan itu meneruskan,
“Dari perzinaan itu saya pun lantas hamil. Setelah anak itu lahir, langsung saya cekik lehernya sampai tewas,” ucap wanita itu seraya menangis sejadi-jadinya.
Nabi musa berapi-api matanya. Dengan muka berang ia menghardik,
“Perempuan bejad, enyah kamu dari sini! Agar siksa Allah tidak jatuh ke dalam rumahku karena perbuatanmu. Pergi!”teriak Nabi Musa sambil memalingkan mata karena jijik.
Perempuan berwajah ayu dengan hati bagaikan kaca membentur batu, hancur luluh segera bangkit dan melangkah surut. Dia terantuk-antuk keluar dari dalam rumah Nabi Musa. Ratap tangisnya amat memilukan. Ia tak tahu harus kemana lagi hendak mengadu. Bahkan ia tak tahu mau di bawa kemana lagi kaki-kakinya. Bila seorang Nabi saja sudah menolaknya, bagaimana pula manusia lain bakal menerimanya?
Terbayang olehnya betapa besar dosanya, betapa jahat perbuatannya. Ia tidak tahu bahwa sepeninggalnya, Malaikat Jibril turun mendatangi Nabi Musa. Sang Ruhul Amin Jibril lalu bertanya,
“Mengapa engkau menolak seorang wanita yang hendak bertobat dari dosanya? Tidakkah engkau tahu dosa yang lebih besar daripadanya?”
Nabi Musa terperanjat. Dosa apakah yang lebih besar dari kekejian wanita pezina dan pembunuh itu? Maka Nabi Musa dengan penuh rasa ingin tahu bertanya kepada Jibril.
“Betulkah ada dosa yang lebih besar dari pada perempuan yang nista itu?”
“Ada!” jawab Jibril dengan tegas
.“Dosa apakah itu?” tanya Musa kian penasaran.
“Orang yang meninggalkan sholat dengan sengaja dan tanpa menyesal. Orang itu dosanya lebih besar dari pada seribu kali berzina”.
Mendengar penjelasan ini, Nabi Musa kemudian memanggil wanita tadi untuk menghadap kembali kepadanya. Ia mengangkat tangan dengan khusuk untuk memohonkan ampunan kepada Allah untuk perempuan tersebut. Nabi Musa menyadari, orang yang meninggalkan sholat dengan sengaja dan tanpa penyesalan tidak wajib dan tidak perlu atas dirinya, berarti ia seakan-akan menganggap remeh perintah Tuhan, bahkan seolah-olah menganggap Tuhan tidak punya hak untuk mengatur dan memerintah hamba-Nya.
Sedang orang yang bertobat dan menyesali dosanya dengan sungguh-sungguh berarti masih mempunyai iman di dadanya dan berada di jalan ketaatan kepada-Nya. Itulah sebabnya Tuhan pasti mau menerima kedatangannya.
Dalam hadist Nabi SAW disebutkan:
Orang yang meninggalkan sholat lebih besar dosanya dibanding dengan orang yang membakar 70 buah Al Quran, membunuh 70 nabi, dan bersetubuh dengan ibunya di dalam Ka’bah.
Dalam hadist yang lain disebutkan bahwa orang yang meninggalkan sholat sehingga terlewat waktu, kemudian ia mengqadanya, maka ia akan disiksa dalam neraka selama satu huqub. Satu huqub adalah delapan puluh tahun. Satu tahun terdiri dari 360 hari, sedangkan satu hari di akhirat perbandingannya adalah seribu tahun di dunia.