Popular Posts

Sunday, March 6, 2011

My Dear, aku mencintaimu

My Dear,
sungguh sangat sulit memfokuskan diri pada dua titik pusat. seperti antara hidup dan tidak. antara bernyawa dan mati. seperti orang gila yang tak tau apa yang dipikirkan dan dilakukannya itu jelas berbeda dan tolol.
cukup kah kau tau apa yang telah terjadi. katakan pada ku, sadarkan aku dan bawa aku pergi dari ini. sungguh ini terlalu membuat ku terpuruk dan membudakin diriku sendiri.


My Dear
Apa enaknya berpura-pura tetep menyala sementara semua ini udah padam. Rasanya sungguh menekan hati seperti balon yang terus diisi dengan gas dan saatnya tiba balon itu akan meledak. yah ibarat seperti itulah. menahan semua masalah hati dan suatu saat ini akan meledak ntah tau kapan dan tak tau tempat. Yah, saat ini aku tetep kuat dan berlajar untuk mengimbangi semuanya.


seandainya TUHAN mengijinkan aku untuk denganmu
My Dear
Hidup ku seakan berjalan pincang, seperti kaki yang tak sama panjang, dan seperti sekumpulan burung dan salah satunya terpisah tak tau arah terbang kemana. Aruskah air mata ini terus dan selalu kutahan dihadapan temen temen ku sekarang, ini perih ini membuatku tertekan. aku aku aku gak sanggup dear, aku gak kuat, memang aku lemah tak sekuat batu karang. Aku terhempas jauh dari rasa senang yang baru kurasakan.


My Dear
Kau pria baik yang tetep aku cinta.

No comments:

Post a Comment